Serunai di pangkalan musim semi, berlabuh di pinggiran sungai yang keruh,
Meronggai harapan pembalakan liar
Bersemayam dengki di telapak kaki yang Suci
Lautan kering dimangsa waktu
sesat pikir yang terus membatu
cukong-cukong keparat berdansa membelakangi rakyat
berpetuah kekayaan, bertaring setan
Leave a Reply