Jejal Angkasa

·

·

Rerimbunan akar membelalak terjal,

Tanah berserak di antara buliran galaksi,

menodai kerumitan jerami yang tak seberapa.

Menggarami air, nenek tetua menggalang energi

Mengakali pos-pos sungai berkilauan cahaya,

Doa-doa melesat dia antara dualisme surga dan neraka.

“Bumi ini Beta punya”

Bukan seorang bangsat, apalagi bajingan berkedok birokrat.

Beta yang Agung. Beta yang tak punya papa dan mama

Kicauan demi kicauan kidung bersemi

Melingkari angkasa yang tak mudah bergenerasi. lagi

Reinkarnasi kebaikan hanya menjadi dongeng mie instan

Kalang-kabut kebodohan melanglang sukma

Dibawa dogma primitif, kebisingan agama

Kalbuku hanya sebagian kecil sel yang tercurah dari-Mu

Mengintai sudut-sudut angkasa

Menjangkar rasa

pada sukma yang sama,

Beta.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *