Apnasvatī Mama Dhīr Astu Śakra
-
Pusat Semanggi
Beton-beton mengapit selintingan babi dan motor nan genit Di antaranya melata, jemari meraba tanah ingsun yang tak bernama. Bapak meminggul, ibu-ibu bersanggul biaya anak-anak sekolah di SMA Unggul. Pengunjung memanggil rejeki, dedaunan uang tak sudi untuk menanti. Di telan liur racun polusi, anak-anak jalanan sedih berlari. Terowongan-terowongan di udara memediasai pasangan anak muda, memadu kasih, di seperempat…
-
Langit
[Refleksi] Januari 2018 Langit, namanya. Seorang laki-laki yang menemani saya 15 jam dalam satu hari ini. Darinya saya belajar bahwa batas “emosional” itu penting. *** Kami bertemu di stasiun Pasar Minggu. Tak banyak yang kami obrolkan saat itu, kami bergegas mencari tempat tuk beli helm, mampir beli makan, dan menuju Toodz House—kafe ala rumahan…
-

-

-
